Blog Single

14 Mar

5 Finalis Ramaikan Lomba Pidato Akbar Pondok Pesantren Al-Ihya

Pembukaan Lomba Pidato Akbar Bahasa Indonesia oleh Pimpinan Pondok

Subang-Setelah diseleksi ketat melalui pengumpulan teks pidato dari 19 peserta terpilihlah 5 santri yang terbaik untuk melangkah ke lomba yang lebih bergengsi yaitu Lomba Pidato Akbar Bahasa Indonesia. Lomba ini diadakan di Aula Pondok Pesantren Al-Ihya pada hari Jum’at (6/3/2020) malam. Para finalis datang dari berbagai daerah di tanah air, mereka adalah Muhammad Abdi Abdillah Al-Faqih (Karawang), Abdul Ghofur (Sukabumi), M. Rifqi Baidhowi (Lombok), Mizzi Jahidulhaq (Bandung), dan Syahrul Fachri (Pekanbaru).

Acara ini dihadiri langsung oleh K.H. Asep Sulaeman Sabanda, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ihya. Beliau berpesan bahwa santri harus mempunyai kemampuan public speaking dan kemampuan meyakinkan orang. Karena dengan kedua kemampuan itu membuat da’wah menjadi sangat efektif. Jangan sampai santri Al-Ihya saat suatu saat nanti sudah Hafidz 30 juz, Alim, tapi tidak mampu menyampaikan ajaran Islam dengan baik.

Alhamdulillh acara berjalan dengan baik, tidak ada banyak halangan, para finalis pun penuh semangat menyampaikan orasinya. Rifqy sebagai peserta pertama membawa pidato berjudul “Pentingnya Menjaga Emosi/Marah”, dilanjutkan dengan Mizzi yang menjelaskan hubungan antara orangtua dan anak, lalu Ghofur yang dengan tegas menyerukan kepada pemimpin-pemimpin agar meniru kepemimpinan Rasulullah SAW. Ditutup dengan 2 orang yang tidak kalah seru: Fachri dengan penjelasan sunnah adab makan dan kaitannya dengan ilmu medis modern dan Faqih yang merincikan kehebatan Al-Qur’an dan implikasinya dengan pemuda masa kini.

Lomba ini dinilai dari 4 aspek besar: isi pidato, penyampaikan, intonasi dan ekspresi, dan keberanian. Setelah melihat keempat aspek penilaian ini dewan juri menetapkan juara 1 diraih oleh saudara Syahrul Fachri dari Pekanbaru, Juara 2 diraih oleh Abdillah Al-Faqih dari Karawang dan juara 3 diraih oleh Abdul Ghofur dari Sukabumi. AaRum

Leave a Reply