Blog Single

24 May

Pengenalan Kepesantrenan Membentuk Guru dan Musyrif Yang Hakiki

   

Pondok Pesntren Al-Ihya Subang tanpa henti terus memaksimalkan kualitas pendidiknya, hal ini sejalan dengan diadakannya pengenalan awal tentang kepesantrenan dalam agenda penataran guru dan musyrif baru oleh Bapak Pimpinan Pondok, Al-Ustadz K.H. Asep Sulaeman Sabanda. Dalam arahan beliau, para Ustadz/Ustadzah dan Musyrif/Musyrifah diberikan nasehat dan arahan tentang visi misi pondok, dilanjutkan dengan pengenalan panca jiwa pondok lebih dalam serta pengenalan sesuatu yang sangat penting diketahui oleh seluruh guru dan santri yakni 7 Rules of Al-Ihya.

7 Rules of Al-Ihya ini terdiri dari Ideolgi, nilai, konsep, sistem, materi, metode dan sarana. Hal ini bertujuan agar seluruh ustadz dan musyrif baru mengetahui arah dan tujuan Pondok Pesantren Al-Ihya dan juga mengetahui tugas mereka selama mengemban amanat di Pondok Pesantren Al-Ihya.

Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ihya, K.H. Asep Sulaeman Sabanda
Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ihya, K.H. Asep Sulaeman Sabanda dalam penataran guru dan musyrif baru

 

Di tahun ini penataran guru dan musyrif baru dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2021 – 24 Mei 2021, dan juga sebagai awal penataran guru dan musyrif di Pondok Pesantren Al-Ihya. Agenda ini dilaksanakan di Ruang Meeting dan Aula Putri Pondok Pesantren Al-Ihya.

Jumlah keseluruhan peserta penataran guru baru dan musyrif tahun ini berjumlah 36 guru dan musyrif baik putra maupun putri terdiri dari alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, Mahasantri dari Pondok Pesantren Al-Ihya, Serta Musyrif dari GRQ Bandung.

Leave a Reply