Blog Single

17 Feb

PENYUSUNAN SILABUS PP. AL-IHYA SUBANG

 

PENYUSUNAN SILABUS PP. AL-IHYA SUBANG

Program tahfidz yang berlangsung selama 2 tahun pertama terbagi dalam 2 jenjang, jenjang pertama program tahfidz plus program kepesantrenan seperti bahasa, pelajaran dasar, latihan pidato dan pembentukan karakter, jenjang kedua adalah program takhassus hafalan al Quran. Pada jenjang pertama anak didik masih mengikuti kelas hanya 1 jam pelajaran per hari dan sisa waktu dimaksimalkan untuk program tahfidz, sedangkan pada jenjang kedua, anak didik bisa lebih fokus pada hafalan al Quran dengan durasi waktu 7 jam ditambah kelas bahasa Inggris pada akhir minggu, program kepesantrenan, dan pembentukan karakter. Kedua tahapan tesebut merupakan persiapan program KMI pada 4 tahun berikutnya, dimana hafalan minimal 10 juz merupakan salah satu syarat masuk ke jenjang KMI.

Pada tahun ketiga anak didik masuk program KMI plus IGCSE atau dikenal dengan Cambridge Curriculum. Guna persiapan KMI, para dewan guru melakukan persiapan panjang dari penetapan kurikulum intra, ko, dan ekstra, penyusunan silabus pelajaran, dan pemantapan guru pengajar bidang studi. Tim penyusunan kurikulum dan silabus PP. AL IHYA bekerja keras menyelesaikan agenda-agenda tersebut setelah banyak melakukan telaah pada pelajaran yang akan diajarkan, dan setelah melakukan micro teaching untuk mengukur pemahaman guru dan anak didik.

Hal menariknya adalah sistem direct method akan diimplementasikan pada pelajaran yang biasa diajarkan dengan sistem sorogan. Di PP AL IHYA akan diajarkan beberapa pelajaran kitab kuning referensi penting pada pesantren salafiyah sebagai pelajaran di PP AL IHYA, seperti kitab Jurumiyah, Imriiti dan Alfiyah untuk pelajaran nahwu, Taqrib, Fathul Qarib dan Bidayatul Mujtahid untuk pelajajaran fiqh, Aqidatul Awam dan Jauharuttauhid untuk pelajaran tauhid.

Leave a Reply