Blog Single

09 Nov

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Pondok Pesantren Al-Ihya Berlangsung Dengan Khidmat

Sebagai bukti rasa cinta kepada Rasulullah SAW, ada banyak cara yang dilakukan ummat muslim saat ini, diantaranya adalah dengan bersholawat kepada beliau dan mengamalkan sunnah-sunnahnya.

Dalam rangka mewujudkan bukti cinta kepada Rasulullah SAW, Pondok Pesantren Al-Ihya mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Sabtu, 06 November 2021. Acara ini dihadiri oleh Haba’ib dan Ulama’ Indonesia, diantaranya Al-Habib Abdillah bin Husein Alaydrus, Al-Habib Sholeh bin Muhammad Al-Jufri, Al-Habib Zaid Al-Haddad, dan Syaikh Ridwan Al-Amiry. Dalam acara tersebut hadir pula bapak wakil bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., MM. Dalam sambutannya  beliau mengatakan “Peringatan kelahiran nabi tidak hanya sebagai sebagai ritual perayaan, tapi dapat mengambil contoh baik dari baginda Muhammad SAW dan mengimplementasikan dalam kehidupan”. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Pondok Pesantren Al-Ihya dalam mendidik santri-santrinya yaitu menjadi lembaga pendidikan Islam yang mencetak kader pemimpin umat yang shalih, hafidz, alim dan mahir (terampil) berjiwa pesantren dan menjadi sumber ilmu dan akhlak.

Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ihya, K.H. Asep Sulaeman Sabanda juga mengatakan dalam pidatonya “Misi utama Pondok Pesantren Al-Ihya Mendidik para pemimpin umat yang salihsalihah, hafizh-hafizhah, alim-alimah, dan mahir -mahiroh”. Selanjutnya beliau menambahkan bahwa pondok ini didirikan untuk meneruskan perintah Allah yaitu melanjutkan dakwah Rasulullah SAW. Beliau juga menyampaikan beberapa program dan jenjang pendidikan Pondok Pesantren Al-Ihya yang akan merealisasikan terwujudnya visi, misi dan tujuan pondok ini berdiri.

   

Acara ini dimulai dengan penampilan hadroh santri dan choir santriwati, pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci al-Qur’an, kemudian sambutan dari Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ihya dan Bapak Wakil Bupati Subang, dilanjutkan dengan ujian hafalan al-Qur’an santri dan santriwati oleh tamu undangan serta masyarakat yang hadir, dan ditutup oleh tausiyah dan doa dari Al-Habib Sholeh bin Muhammad Al-Jufri dan Syaikh Ridwan Al-Amiry.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini juga dihadiri oleh masyarakat sekitar desa Cidahu, masyarakat yang hadir terlihat sangat antusias, khidmat dan tertib selama acara berlangsung. Sebelum memasuki tempat acara, seluruh masyarakat yang hadir dilakukan pengecekan suhu badan dan pembersihan tangan menggunakan handsanitizer serta diberi masing-masing masker oleh panitia. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko penyebaran virus corona dan menjalankan protokol kesehatan.

Diharapkan dengan diadakannya peringatan maulid nabi Muhammad SAW ini, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih istiqomah dalam mengamalkan perkara wajib dan sunnah-sunnah Rasulullah SAW.

 

Leave a Reply