Blog Single

13 Mar

Relativisme: Tren Baru Beragama Masyarakat

Peduli akan tantangan generasi milenial di masa mendatang, Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al-Ihya Putri menggelar seminar bertajuk “Relativisme: Tren Baru Beragama Masyarakat”, Sabtu (2/3) siang, di Aula Pertemuan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Ihya, Subang. Pada seminar ini hadir Dr. Henry Salahuddin, MIRKH menjadi pembicara.

“Kenalilah kebenaran, maka kamu akan mengetahui orang-orang benar”. ujar Dr. Henri di tengah pembicaraanya. Dan dalam kajiannya beliau mengatakan “Nyatakanlah kebenaran, bukan membenarkan kenyataan” karena dengan menyatakan kebenaran kita sudah meneladani sifat Rasulullah SAW untuk selalu berkata jujur dan tidak menyembunyikan kabar atau amanah. Dan yang paling utama bagi seorang muslim adalah “Pahamilah agamamu dengan benar”.

Kesyukuran keluarga besar Pondok Pesantren  Tahfidz Al-Ihya kepada Allah SWT tidak pernah berhenti. Pasalnya, pada periode ini, pengurus Pondok Al-Ihya berkesempatan untuk mengundang beberapa cendekiawan Muslim Indonesia, diantaranya Dr. Henry Shalahuddin — Direktur INSISTS (Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization) beserta istri, Elizabeth Diana Dewi, B.H.Sc., M.I.R. — Pejabat Dinas Luar Negeri di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

 

Leave a Reply