Blog Single

20 Mar

Santri dan Santriwati Al-Ihya Hadapi Ujian Bahasa Semester Kedua

Doa oleh Kiai Zulfikar
Suasana Ujian dalam Kelas

Subang- Sejak pukul 07.00 WIB hari ini, Jum’at (20/03/2020) santri dan santriwati Pondok Pesantren Al-Ihya, Subang sudah berbaris rapi di depan Gedung Khadijah. Mereka membaca buku sambil menunggu pembukaan ujian bahasa akhir tahun. Sebelum menghadapi ujian hafalan Al-Qur’an dan parade tasmi’, santri/wati PP Al-Ihya terlebih dahulu menjalankan ujian bahasa Arab yang berjumlah 4-5 materi, terdiri dari Imla’ (Dikte B. Arab), Tamrin Lughah, Muthala’ah, Insya’, dan Kepondokpesantrenan. Adapun kelas intensif ditambah ujian B. Inggris (lisan).

        Tepat pukul 07.30 WIB acara dimulai. Dihadiri oleh Pimpinan Pondok, K.H. Asep Sulaeman Sabanda dan K.H. Zulfikar M. Ali Indra, Lc. Serta seluruh jajaran asatidz dan ustadzah. Upacara pembukaan berjalan lancar seluruh hadirin khidmat mendengarkan nasehat dari Pimpinan Pondok. Kiai Asep mengutip makna ayat Al-Qur’an surat Al-Ankabut ayat 2. “Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?”. Beliau menjelaskan, seperti halnya orang beriman untuk membuktikan keimanannya harus diuji terlebih dahulu begitu pun santri-santriwati pondok pesantren Al-Ihya. “Harus ada ujian untuk menjadi santri yang haqiqi”, lanjut beliau.

        Pimpinan juga menekankan pentingnya penggunaan bahasa Arab di pondok ini. Setiap hari santri/wati dibekali kosa-kata dan pelajaran B. Arab. Jika masih ada santri/wati yang tidak bisa berbahasa Arab berarti dia tidak mau belajar atau malu untuk berbicara B. Arab. Kalau takut disalahkan ketika berbicara B. Arab di pondok maka nanti justru dia akan salah di masyarakat.

       Ujian Bahasa ini dimajukan sebulan sebelum perpulangan agar setelah ujian masih ada waktu untuk kembali belajar guna perbaikan. Begitu pun dengan ujian tahfidz dan parade Tasmi’, karena pada dasarnya dalam filosofi pondok ‘ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian’. Semoga santri/wati bisa menjalankan ujian ini dengan baik dan lulus dengan nilai yang memuaskan. AaRum.

Leave a Reply