Tentang Pondok

Pondok Pesantren Al-Ihya Subang adalah lembaga pendidikan Islam yang terletak di Kampung Karangcegak, Desa Cidahu, Kec. Pagaden Barat, Kab. Subang, Jawa Barat. Perjalanan Al-Ihya bermula pada tahun 2004. TK Al-Ihya sebagai cikal bakal Pondok Pesantren Al-Ihya didirikan oleh K.H. Asep Sulaeman Sabanda. Anak-anakpun berduyun-duyun menuntut ilmu di TK ini.

Dengan bekal awal 20 murid, TK Al-Ihya yang didirikan oleh beliau terus berkembang dengan pesat. Setelah 4 tahun berjalan, tepatnya pada tahun 2008, Al-Ihya mendirikan Raudhatul Athfal (RA) di Kiarapedes, Purwakarta, sekitar 50 KM dari Karangcegak. Sebagaimana TK di Desa Cidahu, RA Kiarapedes pun berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

10 tahun berikutnya, tepatnya pada tanggal 22 September 2018, Kyai Asep mendirikan Pondok Pesantren Tahfizh Qur`an, bermula 14 santriwati khusus putri yang terus bermujahadah menghafalkan al-Qur`an, dilanjutkan dengan adanya santri putra di tahun berikutnya, pondok ini maju dengan pesat, hingga tahun 2022 santri dan santriwati Pondok ini berjumlah 134 santri dan santriwati.

Pondok Pesantren Al-Ihya dipimpin oleh K.H. Asep Sulaeman Sabanda merupakan alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

Seiring berjalannya waktu, Pondok Pesantren Al-Ihya memperbaharui sistem pendidikannya. Pada bulan September 2019 Pimpinan Pondok menetapkan Kulliyyatul Mu`allimin Al-Islamiyyah (KMI) + Tahfidz.

Sistem pendidikan tersebut menjadikan al-Qur`an sebagai pondasi utama dalam pendidikan awal bagi anak didik sebagai kader pemimpin umat sebelum memperdalam ilmu agama dengan sistem Muallimin dan ilmu umum dengan  masa pendidikan 6 tahun.

Dengan adanya sistem dan program pendidikan KMI, diharapkan dapat menghasilkan guru-guru Islam, yang Shaleh, Alim, Hafidz, dan Mahir. Guru-guru tersebut akan berjuang di lembaga-lembaga pendidikan yang sudah ada maupun yang akan diselenggarakan di lembaga Pendidikan Al-Ihya.