Blog Single

06 Jun

Ujian Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren Al-Ihya Sebagai Tolak Ukur Kemampuan Calon Santri

Ujian Penerimaan Santri Baru Gelombang ke-3 Pondok Pesantren Al-Ihya berlangsung pagi ini dan dilaksanakan secara daring. Ujian secara daring ini dilaksanakan berdasarkan pertimbangan dan keputusan bapak pimpinan pondok pesantren Al-Ihya, Ustadz K.H. Asep Sulaeman Sabanda, terkait situasi dan kondisi di masa pandemi Covid-19 ini. Oleh karena itu, panitia ujian penerimaan santri baru telah mempersiapkan peralatan dan sarana pendukung yang memadai agar ujian ini dapat berlangsung dengan baik serta tetap menjaga esensi dan tujuan diadakannya ujian penerimaan santri baru ini.

Ujian Penerimaan Santri Baru ini menjadi tolak ukur bagi calon santri jika mereka lulus dan diterima di Pondok Pesantren Al-Ihya, oleh karena itu, ujian ini dilakukan secara komprehensif dan teliti, guna mendapatkan hasil yang terbaik. Pondok Pesantren Al-Ihya juga mengharapkan agar calon santri yang lulus dan menjadi santri kelak dapat mengikuti pembelajaran dan kegiatan di Pondok Pesantren Al-Ihya dengan baik.

Para calon santri diuji dengan 3 materi yakni: Bacaan Qur’an; Hafalan Qur’an; dan Psikotes.  Dilakukan juga wawancara calon wali santri setelah anaknya selesai diuji, guna mengukur kesiapan calon walisantri sebelum memondokkan anaknya di Pondok Pesantren.

Adapun penguji pada Ujian Penerimaan Santri Baru pagi ini adalah guru dan pembimbing tahfidz pondok pesantren Al-Ihya, calon santri putra diuji oleh Ustadz Yayan Suryana, S.Ag., Ustadz Arif Armanto, S.E dan Ustadz Luthfi Rayhan Tamam. Sedangkan calon santriwati diuji oleh Ustadz Zulfikar M Ali Indra, Lc., Ustadzah Noor Amalia Fauzia Ali, S.Ag., Ustadzah Aie Erni.

Leave a Reply